Mata
Kuliah :
Ilmu Budaya
Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin
Topik Makalah/Tulisan
PEMAHAMAN ETIKA
BERBUSANA DI KAMPUS
CITRA PRIBADI
MAHASISWA BERBUDAYA
Kelas
: 1-EA34
Tanggal Penyerahan Makalah : 16 Januari 2015
Tanggal Upload Makalah : 17 Januari 2015
P E R N Y A T A A N
Dengan ini saya
menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat
sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.
Apabila terbukti tidak benar, saya
siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.
P e n y u s u n
|
N P M
|
Nama Lengkap
|
Tanda Tangan
|
|
13214387
|
EDDO AHMAD FAUZI
|
|

Program Sarjana Ekonomi
UNIVERSITAS GUNADARMA
KATA PENGANTAR
Dengan mengucap puji dan syukur
kehadirat Allah SWT. atas berkat rahmat dan karunianya yang Allah berikan
kepada saya, saya bisa menyelesaikan penyusunan makalah ini. Salawat beserta
salam tidak lupa saya penulis panjatkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad
SAW, beserta kepada keluarga, sahabat dan para umatnya sampai akhir jaman.
Makalah ini saya buat guna melengkapi tugas Ilmu Budaya Dasar yang saya rasa
masih banyak kekurangan dalam penulisannya.
Dalam penyusunan makalah ini dengan dukungan dari
berbagai pihak. Dari orangtua, keluarga dan para sahabat yang selalu mendukung
saya dan membei semangat dalam melaksanakan kuliah. Dan tidak lupa saya ingin mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya
kepada bapak Muhammad Burhan Amin selaku dosen pembimbing mata kuliah Ilmu
Budaya Dasar yang memberikan pengarahan nya sampai pada periode terakhir ini sehingga makalah
ini dapat terselesaikan dengan baik.
Walaupun dalam pembuatannya masih banyak kesulitan dan kendala yang dihadapi
karena keterbatasan ilmu pengetahuan yang saya miliki.
Harapan saya semoga makalah ini bisa membantu menambah
pengetahuan dan bermanfaat bagi para pembaca. Saya menyadari
makalah ini masih jauh dari kata sempurna, masih banyak kesalahan dan kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran
yang membangun sangat saya harapkan untuk dapat menyempurnakannya.
Bekasi, 11 Januari 2014
Hormat Saya
Eddo Ahmad Fauzi
NPM
: 13214387
DAFTAR ISI
PERNYATAAN......................................................................................................................i
KATA PENGANTAR.............................................................................................................ii
DAFTAR
ISI...........................................................................................................................
iii
BAB 1 PENDAHULUAN......................................................................................................1
1.1 Latar Belakang.......................................................................................................1
1.2 Tujuan....................................................................................................................1
1.3 Sasaran...................................................................................................................2
BAB 2
PERMASALAHAN...................................................................................................
3
2.1 Kekuatan (strenght) .............................................................................................
3
2.2 Kelemahan (weakness) ........................................................................................
3
2.3 Peluang (opportunity) ..........................................................................................
4
2.4 Tantangan (threats) ...............................................................................................5
BAB 3 KESIMPULAN DAN
REKOMENDASI...................................................................
6
3.1 Kesimpulan..........................................................................................................
6
3.2 Rekomendasi........................................................................................................
6
REFERENSI.............................................................................................................................7
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Etika berasal dari
bahasa yunani, yaitu ethos yang berarti kebiasaan, model prilaku atau standar
yang diharapkan dari kriteria tertentu untuk suatu tindakan.dan etika juga bisa
diartikan yaitu adalah peraturan atau norma yang dapat digunakan sebagai acuan bagi perilaku
seseorang yang berkaitan dengan tindakan yang baik dan buruk yag dilakukan
seseorang. Jadi Etika berbusana dapat diartikan sebagai ilmu yang memikirkan
bagaimana seseorang dapat mengambil sikap dalam berbusana tentang model, warna,
corak (motif).
Peran yang sangat berpengaruh tentang hal
berbusana yaitu gaya hidup dijaman modern ini. Gaya hidup bisa diartikan
sebagai gambaran bagi setiap orang yang membuat orang tersebut mengikuti
perkembangan jaman yaitu diantaranya berbusana, dengan cara mencari gaya
pribadi lewat pakaian masyarakat bisa mengekspresikan diri dan menunjukan
dirinya. Tetapi tanpa sadar banyak orang yang kurang tau cara memakai pakaian
pada tempatnya mengkibatkan etika berbusananya hilang dan tidak ada citra
budaya dalam dirinya.
Dengan pemahaman etika berbusana pada
tempatnya akan mempengaruhi hidup seseorang bagaimana orang tersebut akan di
hormati oleh orang lain atau sebaliknya yaitu ditertawakan dan dijauhi oleh
orang lain.
1.1 TUJUAN MAKALAH
Tujuan penulis
membuat makalah ini yaitu :
1. Memenuhi tugas mata kuliah ilmu budaya dasar.
2. Memberikan informasi kepada masyarakat mengenai
pemahaman etika berbusana membentuk citra pribadi berbudaya
3. Memberitahukan kepada masyarakat bagaimana cara
berbusana yang baik dan sopan
4. Menumbuhkan citra pribadi mahasiswa dengan cara
berbusana.
1.2 SASARAN
Makalah ini ditunjukan kepada mahasiswa-mahasiswi
universitas gunadarma dan khusunya kepada masyarakat sekitar, agar dapat
mengetahui bagaimana pemahaman etika berbusana dikampus citra pribadi mahasiwa
berbudaya.
BAB 2
PERMASALAHAN
Analisis permasalahan Pemahaman Etika Berbusana di Kampus Citra
Pribadi Mahasiwa Berbudaya Dengan memperhatikan dan mempertimbangkan
kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :
2.1 Kekuatan (Strength)
a. Lingkungan keluarga
Lingkungan
keluarga merupakan peran yang paling utama karena keluarga adalah awal
bagaimana anak diperkenalkan tentang cara berpakaian/berbusana agar anak
tersebut tau bagaimana cara berbusana baik dan sopan dimasa depannya nanti.
b. Memegang erat ajaran agama
Seseorang yang memegang
erat ajaran agama dalam kehidupannya akan tahu bagaimana cara berbusana yang
baik dan sopan sebagaimana agama islam menerapkan cara berpakaian yang wajib
menutup aurat terutama kepada perempuan agar tidak direndahkan oleh oranglain.
c. Menerapkan etika berbusana yang baik di lingkungan
kampus.
Dalam lingkungan kampus
mahasiswa ataupun staf pengajar akan sangat sadar apabila diterapkannya etika
berbusana yang baik dan tidak memakai busana yang seenaknya, yang mengakibatkan
kurang enak dilihat oleh oranglain.
d. Memakai busana yang baik dan sopan
Dengan memakai busana yang
baik dan sopan mencerminkan pribadi seseorang yang baik dan dapat menjauhkan
diri dari hal kejahatan.
2.2 Kelemahan (Weakness)
a. Mengikuti trend para artis
Banyak masyarakat memakai
busana mengikuti trend para artis, tetapi masyarakat tersebut tidak mengetahui
cara penerapan busana yang baik di lingkungan kampus ataupun dilingkungan
masyarakat.
b. Pengaruh pergaulan
Pergaulan pada jaman
sekarang sudah sangat menyedihkan sampai-sampai tidak mengenal etika berbusana
yang baik dan sopan.
c. Tidak menutup aurat
Sekarang
sangat banyak masyarakat terutama pada perempuan yang tidak menutup aurat,
padahal menutup aurat adalah hal yang penting dalam berbusana, membuat
perempuan tersebut nyaman menggunakan pakaiannya dan tidak memunculkan
rangsangan kaum laki-laki yang melihatnya.
d. Kurangnya teguran keras dalam hal memakai pakaian
yang kurang sopan
Kurangnya teguran keras
kepada seseorang atau mahasiswa tentang berbusana yang baik dan sopan
mengakibatkan mahasiswa atau staf pengajar memakai kembali pakaiannya tersebut.
2.3 Peluang (Opportunity)
a. Memberikan contoh bagaimana
berpakaian yang baik dan sopan
Berawal dari
diri kita sendiri memberikan contoh bagaimana berbusana yang baik dan sopan dilingkungan
kampus. Dan biasanya mahasiwa akan mencontoh staf pengajarnya. Apabila staf
pengajar berbusana baik mahasiswa juga akan mengikuti berbusana yang baik
begitupun sebaliknya.
b. Menciptakan model-model busana yang baru
Banyak model-model pakaian
yang baik dan tidak kehilangan trend pada jaman sekarang bisa dikembangkan
menjadi suatu usaha pakaian yang disenangi remaja pada jaman sekarang dan tidak
menghilangkan etika berbusana.
c. Memperluas perkembangan fashion
Melihat mahasiswa yang
luas tentang perkembangan fashion bisa menimbulkan ide-ide kreatif bagi
mahasiswa lain dan membangkitkan citra pribadi mahasiswa lewat fashion yang
baik.
d. Memberikan arahan tentang berbusana yang baik
kepada mahasiswa
Dengan memberikan arahan
tentang berbusana kepada mahasiwa dapat membentuk etika berbusana yang baik
bagi seluruh mahasiswa didalam kampus.
2.4 Tantangan (Threats)
a.
Tidak adanya kepedulian terhadap
budaya berbusana di Indonesia
Kurangnya kepedulian masyarakat terhadap budaya
berbusana mengakibatkan masyarakat melupakan bagaimana etika berbusana yang
baik dan lebih mengeal adat budaya berbusana luar daripada budaya Indonesia.
b. Lebih mengikuti perkembangan berbusana jaman
sekarang
Dengan cara membiasakan
diri memakai busana yang baik dan sopan tetapi bukan berarti ketinggalan jaman masih
banyak busana-busana yang baik dan trend pada jaman sekarang.
c. Kebanyakan model busana yang tidak menutup aurat
Penerapan ajaran agama
dari orangtua kepada anaknya akan membuat anak sadar dan tidak akan memilih
busana yang mengumbar-umbarkan auratnya sendir dan memilih busana yang baik.
d. Pengaruh
budaya asing
Pengaruh budaya-budaya
asing dan biasanya yaitu budaya barat yang sangat berpengaruh terhadap
masyarakat indonesia yang sangat mudah mengikuti budaya-budaya berbusana ala
barat yang kebanyakan biasanya kurang layak untuk di pakai.
BAB 3
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
3.1 Kesimpulan
a. Lingkungan keluarga merupakan suatu pelajaran
pertama dalam bebrusana dan membentuk citra pribadi yang baik bagi anak.
b. Menanamkan ajaran agama yang kuat kepada diri
seseorang.
c. Memberikan arahan dancontoh yang baik tentang
berbusana kepada mahasiswa.
d. Kebiasaan baik dalam berbusana mencerminkan citra
mahasiswa yang berbudaya.
3.2 Rekomendasi
a. Lingkungan keluarga merupakan pengajaran yang paling utama tentang
busana kepada anak, anak akan mengikuti semua hal tentang orangtua diantaranya
cara berpakaian yang baik.
b. Dengan dibiasakannya seseorang
tertutama perempuan menggunakan pakaian yang menutup aurat akan menimbulkan
rasa nyaman untuk menggunakannya dan menjadi terbiasa dalam berbusana
sehari-hari, dan pada jaman sekarang banyak pakaian yang menutup aurat dan
mengikuti mode trend jaman sekarang.
c. Diawali dari diri kita sendiri untuk
memberikan contoh kepada orang lain bagaimana menggunakan busana yang baik dan
sopan di lingkungan kampus akan memberikan kesan yang baik pula kepada
mahasiswa lain dan mulai mengikutinya.
d.
Dengan pedulinya masyarakat tentang
budaya berbusana di indonesia akan menimbulkan pikiran kreatif kepada
masyarakat dan mencoba membuat busanaa-busana yang baru tetapi tidak
menghilangkan budaya berbusana di Indonesia.
REFERENSI :
1.
Breifindrawan.blogspot.com/2012/03/etika-berpakaian.html?m=1
2.
Rrahmawati.blogspot.com/2014/01/makalah-periode-4.html?m=1
3.
Buku Etika berbusana. H. U. Saefudin
4.
Buku seri muslimah berbusana nusantara. Tini Sardadi dan
Amy Wirabudi
5.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar