Mata
Kuliah :
Ilmu Budaya
Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin
Topik Makalah/Tulisan
SIKAP PRIBADI
MAHASISWA BERBUDAYA TERBENTUK
OLEH ADAT
ISTIADAT LINGKUNGAN KELUARGA
Kelas
: 1-EA34
Tanggal Penyerahan Makalah : 06 November 2014
Tanggal Upload Makalah : 07 November 2014
P E R
N Y A T A A N
Dengan ini saya
menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat
sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.
Apabila terbukti tidak benar, saya
siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.
P e n y u s u n
|
N P M
|
Nama Lengkap
|
Tanda Tangan
|
|
13214387
|
EDDO AHMAD FAUZI
|
|

Program Sarjana
Ekonomi
UNIVERSITAS GUNADARMA
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur saya
panjatkan kepada Allah SWT. salawat dan salam selalu tercurahkan kepada
jungjunan Nabi besar Muhammad SAW. atas berkat, rahmat, hidayah, dan karuniaNya
lah saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini yang berjudul “Sikap
pribadi mahasiswa berbudaya terbentuk oleh adat istiadat lingkungan keluarga” dalam
bentuk dan isinya yang sederhana dan masih banyak kekurangan. Makalah ini saya
buat guna memenuhi tugas mata kuliah ilmu budaya dasar.
Dalam penyusunan makalah ini dengan dukungan dari
berbagai pihak. Dari orangtua, keluarga dan para sahabat yang selalu mendukung
saya dan membei semangat dalam melaksanakan kuliah. Dan tidak lupa saya ingin mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya
kepada bapak Muhammad Burhan Amin selaku dosen pembimbing mata kuliah Ilmu
Budaya Dasar yang memberikan pengarahan nya sehingga makalah ini dapat terselesaikan
dengan baik.
Harapan saya semoga makalah ini bisa membantu menambah
pengetahuan dan bermanfaat bagi para pembaca. Saya menyadari
makalah ini masih jauh dari kata sempurna, masih banyak kesalahan dan kekurangan dalam segala hal, oleh karena itu
kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan untuk dapat
menyempurnakannya.
Bekasi, 3 November 2014
Hormat Saya
Eddo Ahmad Fauzi
NPM : 13214387
DAFTAR ISI
PERNYATAAN........................................................................................................i
KATA
PENGANTAR...............................................................................................ii
DAFTAR
ISI.............................................................................................................
iii
BAB 1
PENDAHULUAN......................................................................................................1
1.1 Latar Belakang........................................... .............................................1
1.2 Tujuan.......................................................................................................1
1.3 Sasaran......................................................................................................2
BAB 2
PERMASALAHAN......................................................................................
3
2.1 Kekuatan (strenght) ................................................................................
3
2.2 Kelemahan (weakness) ...........................................................................
3
2.3 Peluang (opportunity) .............................................................................
4
2.4 Tantangan (threats) ...............................................................................................5
BAB 3 KESIMPULAN DAN
REKOMENDASI....................................................... 6
3.1 Kesimpulan..............................................................................................
6
3.2 Rekomendasi........................................................................................................
6
REFERENSI................................................................................................................
..7
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Lingkungan yang paling pertama dalam
membentuk suatu kepribadian anak, adalah lingkungan keluarga. Karena lingkungan
keluarga merupakan pendidikan pertama yang didapatkan, dan keluargalah yang
menyisipkan potensi pertumbuhan dan pembentukan kepribadian seorang anak. Lebih
jelasnya, kepribadian anak tergantung pada pemikiran dan tingkah laku kedua
orangtua serta lingkungannya.
Kepribadian merupakan salah satu
identitas diri dari seseorang, dimana kepribadian tersebut dapat berupa sifat,
tingkah laku, cara berfikir, maupun cara berbicara. Salah satunya yang
memperngaruhi suatu kepribadian adalah kebudayaan. Mengapa demikian? Karena
kebudayaan merupakan perilaku manusia yang dipelajari di lingkungannya yang
bersifat turun temurun. Jadi apabila seseorang berada di lingkungan yang kental
akan kebudayaan maka kepribadian orang tersebut akan sesuai dengan
kebudayaannya.
Pentingnya peran serta orangtua dan
lingkungannya dalam membentuk perilaku seorang anak, agar kedepannya anak
tersebut dapat tumbuh menjadi seorang yang berprilaku berbudaya. oleh karena
itu, tidaklah sulit untuk membentuk kepribadian mahasiswa yang berbudaya dalam
lingkungan keluarga. Karena dengan sudah terbiasanya hidup berbudaya di
lingkungan sekitarnya.
1.2 TUJUAN MAKALAH
Tujuan penulis
membuat makalah ini yaitu :
1. Memenuhi tugas mata kuliah ilmu budaya dasar.
2. Menekankan kepada keluarga untuk tidak lupa
mengajarkan norma adat istiadat serta kebudayaan indonesia kepada anaknya.
3. Membentuk
mahasiswa yang berbudaya melalui lingkungan keluarga
4. Meberikan informasi kepada mahasiswa dan
lingkungan sekitar tentang peran adat istiadat keluarga dalam membentuk pribadi
yang berbudaya.
1.3 SASARAN
Makalah
ini ditunjukan kepada mahasiswa-mahasiswi universitas gunadarma dan khusunya
kepada orangtua, keluarga dan lingkungan sekitarnya agar dapat mengetahui
bagaimana peran pentingnya lingkungan keluarga dalam membentuk perilaku
berbudaya agar menciptakan generasi penerus bangsa yang memiliki sikap
berbudaya yang baik.
BAB 2
PERMASALAHAN
Analisis permasalahan Sikap Pribadi Mahasiswa Berbudaya Terbentuk
oleh Adat Istiadat Lingkungan Keluarga. Dengan memperhatikan dan
mempertimbangkan kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari
aspek :
2.1 Kekuatan
(Strength)
a. Cinta dan Kasih sayang orangtua
Anak
mendapatkan cinta dan kasih sayang orang tua yang cukup akan membentuk
kepribadian seorang anak, dimana ketita seorang anak ada masalah yang
didapatkannya dari luar lingkungan seorang anak akan bisa mengatasi suatu
permasalahan tersebut dan menyelesaikannya dengan baik.
b. Warisan budaya dari keluarga
Setiap manusia mempunyai
kebudayaan yang bermacam-macam, akan sangat mempengaruhi seorang anak yang
sudah biasa beradaptasi dengan lingkungan berbudaya untuk menerapkannya
dilingkungan sekitarnya.
c. Memberikan motivasi kepada anak
Orangtua memiliki motivasi
yang kuat untuk mendidik anaknya agar memiliki kepribadian yang baik, dan dan
motivasi dari orangtua tersebut akan ditiru oleh anaknya untuk dimasa depannya
nanti.
d. Tanggung jawab terhadap pendidikan anak
Tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan
anak-anaknya mempunyai peranan
yang besar , karena bilamana orang tua
salah mendidik anak akibatnya akan berdampak negatif bagi keluarga maupun lingkungan
sekitarnya.
2.2 Kelemahan
(Weakness)
a. Kurangnya cinta dan kasih sayang orangtua
Kurangnya kasih sayang
dari orangtua terhadap anak akan sangat mempengaruhi kondisi kesahatan, emional
dan perilaku anak terhadap kepribadiannya kan sangat buruk dimasa depannya.
b. Perseteruan anatar keluarga
Memaksakan kehendak
orangtua kepada anaknya akan menimbulkan suatu kerenggangan hubungan antar
keluarga, sehingga anak tidak mau menuruti perkataan atau pengajaran dari
orangtuanya.
c. Kurangnya komunikasi
Kurangnya komunikasi orangtua terhadap anak biasanya disebabkan oleh
kesibukan orangtua mengakibatkan kepentingan anaknya menjadi sedikit
terlupakan. Sehinggka tidak adanya waktu pengajaran kepada anaknya terhadap
budaya yang harus dimiliki oleh masing-masing anak. Akibatnya, banyak mahasiswa yang mempunyai sikap kurang baik dan tidak memiliki sifat berbudaya seperti
seharusnya.
d. Minat yang kurang
Minat
yang kurang dari orangtua terhadap anaknya untuk mengikuti kegiatan-kegiatan
tentang budaya terkadang tidak mendapatkan respon yang baik dari anak.
e. Mengebelakangkan kebudayaan
Biasanya
mahasiswa selalu membelakangkan yang namanya kebudayaan, mengakibatkan budaya
tersebut kurang dikenal oleh mahasiswa maupun masyarakat sekitarnya.
2.3 Peluang
(Opportunity)
a. Menanamkan budaya dari keluarga
untuk masyarakat
Dengan menanamkan budaya didalam keluarga akan memberi
kesan kepada masyarakat luar, dengan begitu akan banyak keluarga yang lain
terdorong untuk mengikuti sikap berbudaya didalam keluarganya.
b. Terbiasanya menanamkan kepribadian budaya
Dengan
terbiasanya mahasiswa menanamkan kepribadian budaya didalam keluarga, mahasiswa
akan membawa kebiasaan tersebut dalam
kegiatan kampus, contohnya seperti mengadakan seminar, membuat UKM tentang
budaya, dan lain-lain yang berhubungan dengan budaya.
c. Menjaga dan melestarikan budaya
Indonesia
sangat dihormati oleh negaa lain contohnya sopan santun dan keramah tamahan
penduduk indonesia, apabila budaya tersebut dapat dijaga dan dilestarikan
dengan baik apa itu didalam maupun diluar, indonesia tidak akan pernah dianggap
buruk oleh negara lain.
d. Komunikasi yang baik dengan anggota keluarga
Untuk mmbentuk seuatu
kepribadian diantaranya dengan seringnya komunikasi didalam keluarga, maka akan
muncul suatu kesempatan untuk bertukar pikiran satu sama lain.
2.4 Tantangan (Threats)
a. Mudah terpengaruh oleh budaya asing
Budaya
asing sudah sangat berkembang pesat di negara indonesia, hal ini sangatlah
berbahaya bagi kepribadian budaya yang ada di indonesia yang bisa saja akan
mengakibatkan perpecahan kebudayaan di indonesia.
b. Kurangnya perhatian dari orangtua kepada anak
Kurang
perhatiannya orangtua kepada anak akan mengakibatkan anak menjadi salah bergaul
dan tidak memiliki sikap kepribadian yang tidak berbudaya.
c. Kesibukan anak ataupun orangtua
Orangtua
yang terlalu sibuk dengan urusannya, ataupun anak yang disibukan dengan
urusannya mengakibatkan kurangnya interaksi antar orangtua dan anak, sehingga
membuat kerenggangan didalam hubungan keluarga.
d. Minimnya sikap kepribadian berbudaya
didalam keluarga
Pada jaman
modern ini didalam keluarga orangtua sudah sangat jarang mengajarkan sikap
berbudaya kepada anaknya, mengakibatkan anak nantinya tidak mengenal sikap
berbudaya, dapat dilihat dalam perkembangan sifat anak dimasa depan.
BAB 3
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
3.1 Kesimpulan
a. Keluarga adalah hal yang paling utama dalam
membentuk kepribadian anak.
b. Menanamkan pribadi berbudaya didalam keluarga
maupun di masyarkat luar membuat anak sudah terbiasa memiliki sikap berbudaya.
c. Cinta dan kasih sayang dari orangtua membentuk
kepribadian anak dengan cara memberikan waktu luang untuk berkomunikasi agar
anak bisa bertukar pikiran satu sama lain.
d. Mempertahankan warisan budaya dari keluarga.
3.2 Rekomendasi
a. Membentuk kepribadian berbudaya
berawal dari lingkungan keluarga dengan didasari cinta dan kasih sayang dari
orangtua untuk anakya, Cinta dan kasih sayanglah diantaranya adalah hal yang
diharapkan oleh anak.
b. dengan mengurangi waktu kesibukan
memberikan waktu luang untuk berkumpul dan berkomunikasi antara oangtua dan
anak, ataupun antar keluarga. Memberikan suatu pengajaran tentang kepribadian
berbudaya
c. Dengan menanamkan budaya didalam
keluarga akan memberi kesan baik kepada masyarakat luar, dengan begitu akan
banyak keluarga lain melihat dan terdorong hatinya untuk mengikuti sikap
berbudaya didalam keluarganya.
d. Jaman modern bukan berarti melupakan
pengajaran tentang sikap kepribadian berbudaya, penambahan pengetahuan dan
pengajaran kepada anak tentang cara
bersikap pribadi berbudaya adalah hal yang penting yang harus selalu diajarkan
kepada anak.
REFERENSI :
3. Martamarisa53.wordpress.com/2013/04/23/makalah-ibd-2-norma-dan-adat-istiadat-keluarga-membentuk-pribadi-mahasiswa-berbudaya/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar